Minggu, 11 September 2016

Cristian Gonzáles

Diposkan oleh XYX_VIEDNAM
 
Cristian Gonzáles
Cristian-Gonzales.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Cristian Gérard Alfaro Gonzáles
Tanggal lahir 30 Agustus 1976 (umur 40)
Tempat lahir Montevideo, Uruguay
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)
Posisi bermain Striker
Informasi klub
Klub saat ini Arema Indonesia (ISL)
Nomor 10
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1995–1999 Sud América 13 (1)
1997–1999 Huracán Corrientes (pinjam) 3 (0)
2000–2002 Deportivo Maldonado 22 (1)
2003–2004 PSM Makassar 56 (32)
2005–2008 Persik Kediri 106 (100)
2009–2011 Persib Bandung 72 (41)
2011–2012 Persisam Putra Samarinda 32 (18)
2012– Arema Indonesia (ISL) 57 (33)
Tim nasional
1994–1996 Bendera Uruguay Uruguay U-20

2010– Bendera Indonesia Indonesia 25 (11)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 11 July 2012.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 25 November 2014
Cristian Gérard Alfaro Gonzáles (lahir di Montevideo, Uruguay, 30 Agustus 1977; umur 39 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia yang bermain untuk Arema Indonesia dan tim nasional Indonesia. Ia berposisi sebagai penyerang tengah maupun penyerang tunggal.
Ia telah 4 kali meraih gelar pencetak gol terbanyak Liga Indonesia dan telah mencetak 173 gol. Sebelumnya, ia merupakan warga negara Uruguay, namun sejak 1 November 2010, ia resmi menjadi warga negara Indonesia.Ia juga salah satu penyerang yang paling mematikan sepanjang sejarah kompetisi sepak bola Indonesia. Kemampuannya dalam menendang, mencetak gol, penempatan posisi, visi permainan, dan sundulan adalah andalannya. Disamping kemampuannya, ia juga terkenal memiliki fisik yang prima. Pada saat bermain di Uruguay, ia ditugaskan sebagai gelandang serang. Produktivitasnya kurang baik sampai akhirnya ia hijrah ke Indonesia untuk bergabung dengan PSM Makassar dengan status bebas transfer, dan diplot sebagai penyerang. Dari sinilah ia membuktikan kualitasnya sebagai seorang penyerang handal.
Pada musim 2006, ia adalah pemain termahal di Liga Indonesia menurut data Badan Liga Indonesia dengan bayaran Rp 1,2 miliar

Karier klub

Sud America

Bergabung dengan Sud America, sebuah klub di Uruguay, Montevidio, pada tahun 1995. Dalam periode 28 bulan, ia hanya tampil sekali dan tidak mencetak gol.

Huracán Corrientes

Sud America meminjamkannya ke Huracán Corrientes dengan status pinjaman. Ia tampil sebanyak 3 kali dan tidak mencetak gol.

Sud America

Kembali kepada Sud America setelah masa pinjaman yang cukup lama, ia akhirnya beberapa kali dipercaya sebagai starter. Ia tampil sebanyak 12 kali dan mencetak 1 gol.

Deportivo Maldonado

Pada tahun 2000, dengan status bebas transfer ia berlabuh ke klub barunya, Deportivo Maldonado. Di sini ia tampil sebanyak 22 kali dan mencetak 1 gol.

PSM Makassar

Pada tahun 2003, ia bergabung dengan PSM Makassar dengan status Free Transfer. Pada musim tersebut ia mencetak 27 gol dan PSM Makassar menjadi juara kedua Liga Indonesia. Tahun berikutnya ia dikenai skorsing oleh PSSI selama semusim dan didenda Rp 20 juta karena memukul salah seorang petugas Persita Tangerang saat bertanding.

Persik Kediri

Bebas dari skorsing, ia bergabung dengan Persik Kediri dan menjadi juara Liga Indonesia pada tahun 2006. Pada tahun 2007, ia membela Persik Kediri di ajang Asian Champions League dan berhasil menorehkan 3 gol. Namun gagal membawa Persik Kediri lolos putaran final. Pada tahun 2008 ia dijatuhi skorsing dari Komdis setelah melakukan tindakan yang tidak sportif. Krisis finansial yang dialami Persik Kediri membuat manajemen Persik harus melakukan rasionalisasi gaji. Gonzales merupakan salah satu dari beberapa pemain Persik yang tidak setuju atas keputusan tersebut.

Persib Bandung

Pinjaman

Pada 30 Januari 2009, manajemen Persib Bandung mengumumkan bahwa mereka telah merekrut Cristian yang mendapat remisi dari Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid.[2] Cristian dikontrak dalam status sebagai pemain pinjaman dari Persik Kediri dan akan digaji 60 juta rupiah per bulan oleh Persib Bandung.
Ia memulai debut sebagai starter di Liga Super Indonesia ketika Persib menjamu Persipura di pertandingan yang berakhir 1-1 berkat gol yang juga dicetak olehnya. Ia bermain sebanyak 16 kali di Liga dan mencetak 14 gol, menjadikan Gonzales sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Super bersama Boaz Solossa dengan 28 gol.

Pemain tetap

Setelah masa pinjamannya di Persib Bandung dan kontraknya di Persik Kediri habis, Ia langsung dikontrak oleh Persib Bandung sebagai pemain tetap. Di pra musim 2009-10, Ia mencetak gol untuk Persib di Piala Gubernur Jatim.

Persisam Samarinda

Pada 16 September 2011 Gonzáles resmi menandatangani kontrak bersama Persisam Putra Samarinda dengan nilai yang tidak diungkapkan diyakini berada di kisaran Rp. 1 miliar rupiah. Ia memakai nomor punggung 10.[3][4]

Arema Indonesia

Pada tanggal 12 Desember 2012, Gonzáles resmi menandatangani kontrak dengan klub Arema Cronus dengan nilai kontrak yang ditdak diungkapkan dan diperkirakan berada di angka Rp. 1,2 miliar.[5] Pada 9 Januari 2013, ia menjalani debut pertamanya di pertandingan perdana awal musim Indonesia Super League dengan mencetak hattrick saat melawan Persidafon Dafonsoro yang berakhir 5-2.[6]
Pada ajang Trofeo Persija, Gonzáles mencetak hattrick dan dua assist saat melawan tim Thailand Army United yang berakhir 6-1.[7]

2016

Gonzales melakukan debutnya saat melawan Persiba Balikpapan pada pekan pertama Indonesia Soccer Championship A 2016. Pada pertandingan itu juga, ia mencetak gol pertamanya untuk musim 2016 pada menit 34 Gonzales berhasil mencatatkan namanya di papan skor.[8] El Loco juga harus menderita cedera di pertandingan itu. Pada menit 40, El Loco terkena sikut pemain belakang Persiba Balikpapan, Ledi Utomo yang membuat dirinya cedera patah tulang rusuk. Awalnya, El Loco menganggap sakit di bagian tulang rusuknya sebagai cedera biasa. Namun, ketika diperiksa di rumah sakit, terungkap bahwa El Loco menderita patah tulang rusuk bagian kanan. El Locopun harus rela absen di lima laga setelahnya.[9]
Setelah menjalani pengobatan cederanya, El Loco akhirnya bisa menjalani pertandingan pada pekan keenam melawan PSM Makassar. Walaupun Gonzales masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua.[10]
Pada pekan ketujuh, El Loco kembali mencetak gol saat melawan Persija Jakarta. Cristian Gonzales berhasil menuntaskan umpan sundulan Esteban Vizcarra lewat tendangan menyusur tanah dan membuka keunggulan Arema Indonesia pada menit 8. Hingga akhir pertandingan skor 1-0 tidak berubah.[11]

Karier internasional

Gonzáles masuk dalam skuat Piala Suzuki AFF 2010. Namanya tercantum di deretan pemain yang didaftarkan pelatih timnas Indonesia, Alferd Riedl.[12] Pada tanggal 21 November 2010 Cristian Gonzales memulai debut sebagai anggota timnas sepak bola indonesia melawan Timor Leste dan langsung mencetak dua gol di debut pertamanya. Selanjutnya, ia masuk sebagai anggota inti Timnas Indonesia pada kejuaraan Piala Suzuki AFF 2010.

Kehidupan pribadi

Setelah menikah, ia memiliki paspor Indonesia, istrinya adalah wanita Indonesia bernama Eva Nurida Siregar. Dari pernikahannya, ia memperoleh dua orang anak (Fernando dan Florencia). Ia juga telah mempunyai dua anak hasil pernikahan sebelumnya (Amanda dan Michael). Cristian Gonzáles memeluk agama Islam pada tahun 2003 karena dorongan dari istri dan lingkungan di Indonesia serta mengambil nama Mustafa Habibi.

Kontroversi

Cristian Gonzáles dikenal dengan sikapnya yang temparamental. Sejak pertama kali merumput di Indonesia tahun 2003, dia sudah mendapat hukuman dari Komisi Disiplin PSSI sebanyak lima kali karena perilaku kekerasan terhadap lawan dan pelecehan terhadap wasit, akan tetapi hukumannya hampir tidak pernah dilaksanakan secara efektif karena ketua umum PSSI, Nurdin Halid, yang terkesan melindunginya. Bahkan untuk kasusnya yang ke-5, Badan Liga Indonesia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa ketika hukuman larangan bermain yang seharusnya 12 bulan dibatalkan oleh Nurdin Halid ketika hukuman baru berjalan 3 bulan.[13][14] Hal ini dipertanyakan beberapa pihak, termasuk PSMS Medan yang menyatakan bahwa PSSI telah menghilangkan unsur pembelajaran dan Nurdin Halid cenderung tidak adil dalam memberi ampunan.[15]
Berikut daftar kasus Cristian Gonzáles :
  • Terlibat perkelahian dengan sesama rekan timnya di Sud America, pada tahun 2000. Ia kemudian dikeluarkan manajemen klubnya dengan status bebas transfer.
  • Terlibat perkelahian dengan sesama rekan timnya di Deportivo Maldonado, pada tahun 2002. Ia kemudian dikeluarkan manajemen klubnya dengan status bebas transfer.
  • Pada putaran kedua Liga Indonesia 2004, Cristian memukul pengurus Persita Tangerang di Stadion Benteng. Dia dihukum setahun oleh Komisi Disiplin PSSI, namun bisa merumput kembali ketika hukuman baru berjalan 6 bulan.
  • Pada putaran final Liga Indonesia 2006, Cristian menanduk penyerang PSIS Semarang, Emanuel de Porras. Dia dihukum sebanyak tiga pertandingan untuk itu, namun tidak pernah dijalankannya.[16]
  • Pada tahun 2007, dia meludahi wasit Hidayat ketika Persik Kediri dijamu Pelita Jaya. Dia dihukum sebanyak tiga pertandingan untuk itu, namun tidak pernah dijalankannya.[17]
  • Di babak delapan besar Liga Indonesia 2007, dia berkelahi dengan bek Persija Jakarta, Herman Abanda. Namun lagi-lagi hukuman tiga pertandingan yang didapatkannya tidak pernah dilaksanakan.
  • Pada bulan November 2008, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain 1 tahun kepadanya karena memukul bek PSMS Medan, Erwinsyah Hasibuan. Dia mengajukkan banding ke Komisi Banding PSSI, namun bandingnya ditolak, dan Komisi Banding ikut menguatkan sanksi yang diberikan oleh Komisi Disiplin. Akan tetapi pada Februari 2009 dia dinyatakan boleh bermain untuk Persib Bandung setelah Ketua Umum PSSI Nurdin Halid memberikannya pengampunan.

Statistik karier

Klub

Negara Klub Musim Liga Piala Total
Main Goals Main Goals Main Goals
Uruguay
Sud America 1995–1996 0 0 0 0 0 0
1996–1997 0 0 0 0 0 0
1997–1998 1 0 0 0 1 0
Huracan Corrientes 1997–1998 1 0 0 0 1 0
1998–1999 2 0 0 0 2 0
Sud America 1999–2000 12 1 0 0 12 1
Deportivo Maldonado 2000–2001 0 0 0 0 0 0
2001–2002 12 0 0 0 12 0
2002–2003 10 1 0 0 10 1
Total 38 2 0 0 38 2
Negara Klub Musim Liga Piala Indonesia Inter Island Cup Lainnya Total
Main Goals Main Goals Main Goals Main Goals Main Goals
Indonesia
PSM Makassar 2003 34 27 - - 0 0 34 27
2004 22 5 - - 0 0 22 5
Persik Kediri 2005 30 25 8 10 - 0 0 38 35
2006 28 29 8 8 - 0 0 36 37
2007–2008 33 32 4 5 - 0 0 37 37
2008–2009 15 14 1 1 - 0 0 16 15
Persib Bandung 2008–2009 16 14 5 7 - 0 0 21 21
2009–2010 31 18 8 10 - 1 1 40 29
2010–2011 25 9 - 2 1 0 0 27 10
Persisam Putra Samarinda 2011–2012 32 18 - 2 0 0 0 34 18
Arema Indonesia (ISL) 2013 0 0 0 0 1 0 2 3 3 3
Total 266 191 34 41 5 1 3 4 308 237
Negara
Main Gol
Uruguay
38 2
Indonesia
308 237
Total 346 239

Internasional

Cristian Gonzáles: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1 21 November 2010 Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Indonesia  Timor Leste 3–0 6–0 Persahabatan
2 21 November 2010 Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Indonesia  Timor Leste 4–0 6–0 Persahabatan
3 24 November 2010 Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Indonesia  Tionghoa Taipei 1–0 2–0 Persahabatan
4 1 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Malaysia 2–1 5–1 Piala Suzuki AFF 2010
5 16 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 0–1 0–1 Piala Suzuki AFF 2010
6 19 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 1–0 1–0 Piala Suzuki AFF 2010
7 28 Juli 2011 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Turkmenistan 1–0 4-3 Kualifikasi FIFA Piala Dunia 2014 - Babak Kedua Zona Asia
8 28 Juli 2011 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Turkmenistan 2–0 4-3 Kualifikasi FIFA Piala Dunia 2014 - Babak Kedua Zona Asia
9 22 Agustus 2011 Stadion Manahan, Solo, Indonesia  Palestina 2–1 4-1 Persahabatan
10 12 Oktober 2011 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Qatar 1–1 2-3 Kualifikasi FIFA Piala Dunia 2014 - Babak Ketiga Zona Asia
11 12 Oktober 2011 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Qatar 2–2 2-3 Kualifikasi FIFA Piala Dunia 2014 - Babak Ketiga Zona Asia

Prestasi

Klub

Individu

Andik Vermansyah

Diposkan oleh XYX_VIEDNAM
 
Andik Vermansyah
Andikver.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Andik Vermansyah
Tanggal lahir 23 November 1991 (umur 24)
Tempat lahir Jember, Indonesia
Tinggi 1.62 m (5 ft 4 in)
Posisi bermain Gelandang serang, sayap
Informasi klub
Klub saat ini Selangor FA
Nomor 7
Karier junior
2005–2008 Persebaya Surabaya
2008 PON Jatim
2008 POM ASEAN
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2008–2010 Persebaya Surabaya 25 (6)
2010–2013 Persebaya 1927 16 (6)
2014– Selangor FA 19 (2)
Tim nasional
2012 Indonesia U-21 6 (5)
2010- Indonesia U-23 21 (3)
2012- Indonesia 8 (1)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 11 Juni 2014.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 22 Desember 2013
Andik Vermansyah (lahir di Jember, Indonesia, 23 November 1991; umur 24 tahun) adalah pemain sepak bola Indonesia, yang saat ini bermain untuk Selangor FA di Liga Super Malaysia. Berposisi sebagai sayap dan penyerang lubang, dianggap sebagai salah satu bakat terbesar di sepakbola Indonesia. Kecepatannya diakui oleh dunia. Tim sekelas Inter Milan pun pernah memuji dirinya. 

Karier klub

Awal karier

Andik Vermansyah memulai kariernya dengan Persebaya U-18. Dengan Persebaya U-18, Andik berhasil memenangkan Liga Pemuda Regional Jawa Timur pada tahun 2007. Dan pada tahun itu, Andik berhasil membawa medali emas ke kota Surabaya di Pekan Olahraga Provinsi.

Persebaya

Dengan Persebaya kemampuan Andik diasah untuk bermain sepak bola. Dan pada usia 17, Andik Vermansyah bergabung dengan tim senior Persebaya. Dan pada saat itu, Andik menjadi salah satu pemain termuda di skuat Persebaya. Dia membuat debut resminya untuk Persebaya pada tanggal 29 Agustus 2008 dengan masuk di menit ke-77 dan kemenangan 2-0 melawan Persekabpas Pasuruan.

Selangor

Pada 1 Desember 2013, Andik bergabung dengan klub Malaysia, Selangor dengan kontrak dua tahun.Dia memilih Selangor karena mereka menawarkan gaji lebih besar dari gaji yang ditawarkan oleh Ventforet Kofu. Gajinya (dikabarkan $150.000/tahun) membuat dia salah satu atlet termahal Indonesia. Andik memulai penampilan pertama di Liga saat melawan LIONSXII sebagai pemain cadangan. Dia mencetak gol pertama untuk klubnya pada pertandingan melawan Sarawak, yang berakhir dengan kemenangan 2-0.

Awal Kehidupan

Vermansyah lahir di Jember, Jawa Timur, Vermansyah menghabiskan masa kecilnya sebagai penjual es. Orang tuanya, mendapatkan uang hampir tidak cukup untuk biaya hidup, memiliki sedikit dana untuk membantu Vermansyah mewujudkan mimpinya sebagai pemain sepakbola. Pada awalnya Vermansyah tidak diizinkan untuk mengejar karier sepak bola. Namun, Vermansyah sangat termotivasi tidak mudah putus asa. Dia berusaha keras untuk mengejar impiannya dengan segala cara. Untuk membiayai kariernya berkembang ia harus menjual es, bahkan bermain sepak bola untuk turnamen antar-desa, hanya untuk dapat membeli sepasang sepatu bola. Vermansyah menerima terobosan besar ketika pelatih SSB Suryanaga, Rudi, menemukan bakatnya. Rudi menawarkan Vermansyah untuk bermain di sekolah sepak bola di Jember, gratis.

Peristiwa

Beckham ketika menghentikan pergerakan Andik

Dalam laga persahabatan antara Indonesia melawan LA Galaxy di Stadion Gelora Bung Karno, Andik sempat mendapat tackling keras dari mega bintang Inggris David Beckham karena pergerakannya yang merepotkan sisi pertahanan LA Galaxy kala itu. Dan di akhir laga Beckham bertukar kaos dengan Andik Vermansyah. Setelah penampilannya tersebut, andik dikabarkan tengah diincar klub Portugal Benfica dan klub Serie B Reggina. Andik juga dilirik oleh klub Serie A Inter Milan.
Andik juga sempat menjalani masa trial di klub MLS, D.C. United dan mendapat pujian dari pelatih dan general manager.
Pada 6 Oktober 2013 setelah uji coba di Ventforet Kofu, dalam debutnya dia mencetak gol dalam pertandingan cadangan melawan Shimizu S-Pulse. Penampilannya menjadi berita utama di koran-koran Jepang dan membuat terkesan 2.000 penonton yang hadir. Namun kini ia lebih memilih untuk bergabung dengan klub di Liga Malaysia, yaitu Selangor FA.

Karier Internasional

Tim nasional

Tim nasional Indonesia
Tahun Penampilan Gol
2012 4 1
2013 4 0
2014 0 0
Total 8 1

Gol internasional

Andik Vermansyah: Gol Internasional U-21
Gol Tanggal Tempat Lawan Skor Hasil Kompetisi
1 24 Februari 2012 Track & Field Sports Complex, Bandar Seri Begawan, Brunei Bendera Laos Laos U-21 0–1 0–2 Piala Hassanal Bolkiah 2012
1 28 Februari 2012 Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Bendera Myanmar Myanmar U-21 0–1 3–1 Piala Hassanal Bolkiah 2012
1 4 Maret 2012 Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Bendera Filipina Filipina U-21 1–0 3-0 Piala Hassanal Bolkiah 2012
1 4 Maret 2012 Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Bendera Filipina Filipina U-21 2–0 3-0 Piala Hassanal Bolkiah 2012
1 7 Maret 2012 Stadion Sultan Hassanal Bolkiah, Bandar Seri Begawan, Brunei Bendera Vietnam Vietnam U-21 2–0 2-0 Piala Hassanal Bolkiah 2012
Andik Vermansyah: Gol Internasional U-23
Gol Tanggal Tempat Lawan Skor Hasil Kompetisi
1 7 November 2011 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia Bendera Kamboja Kamboja U-23 5–0 6–0 SEA Games 2011
2 21 November 2013 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia Bendera Laos Laos U-23 2–0 3–0 Piala MNC 2013
3 22 November 2013 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia Bendera Papua Nugini Papua Nugini U-23 3–0 6–0 Piala MNC 2013
Gol Internasional
Gol Tanggal Tempat Lawan Skor Hasil Kompetisi
1 28 November 2012 Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia Bendera Singapura Singapura 1–0 1–0 Piala Suzuki AFF 2012

Prestasi

  • Medali Emas Porprov Jatim I 2007 (Kontingen Kota Surabaya)
  • Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18) 2007
  • Medali Perunggu POM ASEAN 2008 (Timnas Mahasiswa)
  • Medali Emas PON XVII Kaltim 2008 (Kontingen Jatim)
  • Medali Perak SEA Games 2011
  • Runner-Up Trofi Hassanal Bolkiah 2012

Profil Evan Dimas

Diposkan oleh XYX_VIEDNAM
 
Evan Dimas
Evan-dimas(crop).jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Evan Dimas Darmono
Tanggal lahir 13 Maret 1995 (umur 21)
Tempat lahir Surabaya, Indonesia
Tinggi 1.64 m (5 ft 5 in)
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Bhayangkara Surabaya United
Nomor 6
Karier junior
2005–2007 SSB Sasana Bhakti
2007–2011 SSB Mitra Surabaya
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2012 Surabaya Muda ?? (??)
2015 Persebaya Surabaya 17 (8)
2015– Surabaya United 7 (1)
2015 Persipare (pinjaman) 5 (1)
2016 RCD Espanyol B ?? (??)
2016 Bhayangkara SU 10 (4)
Tim nasional
2012 Indonesia U-17 4 (1)
2013–2014 Indonesia U-19 30 (12)
2015 Indonesia U-23 13 (3)
2014 Indonesia 1 (1)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 8 Juni 2016.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 28 November 2014
Evan Dimas Darmono (lahir di Surabaya, 13 Maret 1995; umur 21 tahun) adalah pemain sepak bola berkebangsaan Indonesia yang bermain pada posisi gelandang. Evan Dimas sukses membawa Timnas Indonesia U-19 menjuarai Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013 dengan mengalahkan Vietnam di partai puncak. Evan Dimas merupakan talenta terbaik yang dimiliki Indonesia karena memiliki tendangan bebas yang sangat akurat dan mematikan. Sehingga Indonesia beruntung bisa memiliki gelandang yang mengidolakan Andreas Iniesta ini. Kini ia sedang dalam masa trial di klub UE Llagostera. Evan Dimas berencana akan menjalani latihan program spesial di Espanyol B, Spanyol.

Karier Internasional

Pada tahun 2013, dia dipanggil timnas U-19 untuk mengikuti Kejuaraan Remaja U-19 AFF 2013. Evan terpilih menjadi kapten tim menggantikan Gavin Kwan Adsit yang sedang trial di klub CFR Cluj. Di kejuaraan ini Evan menjadi pencetak gol terbanyak untuk Indonesia dengan 5 gol dan menjadikan timnas menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya. Dua minggu setelahnya, timnas U-19 bertanding di Kualifikasi Kejuaraan U-19 AFC 2014. Di pertandingan penentuan grup melawan Korea Selatan (12 Oktober 2013), Evan berhasil mencetak hat-trick yang membuat Indonesia lolos untuk ke-16 kalinya. Namun, timnas di Kejuaraan U-19 AFC 2014 tidak bisa lolos dari babak grup sehingga gagal melaju ke Piala Dunia U-20 FIFA 2015.
Setelah penampilan impresifnya bersama timnas U-19, pelatih Timnas Indonesia Senior, Alfred Riedl memasukkan nama Evan Dimas kedalam daftar skuad sementaranya untuk kompetisi Piala Suzuki AFF 2014. Debut bermain dan golnya di timnas senior adalah saat melawan Timor Leste, namun laga tersebut tidak termasuk hitungan FIFA
Di awal tahun 2016, Evan Dimas sempat menjalani pelatihan di RCD Espanyol B di Spanyol selama 4 bulan. Sepulangnya dari pelatihan tersebut, Evan merasa ingin membawa Tim Sepak bola Nasional Indonesia kembali berjaya, ditambah momentum kepulangannya bertepatan setelah Menpora Imam Nahrawi mencabut pembekuan PSSI

Bhayangkara Surabaya Utd

2016

Sepulang dari Spanyol, ia kembali ke klubnya yakni Bhayangkara Surabaya United di ISC A 2016. Evan membuat debut musimnya saat melawan Sriwijaya FC pada pekan keempat. Pada laga keduanya melawan Pusamania Borneo F.C., ia mencetak gol yang membuat pertandingan berakhir imbang 1-1.

Tim nasional

Tim nasional Indonesia
Tahun
Penampilan Gol
2014
1 1
Total
1 1

Gol internasional

Evan Dimas: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1 28 November 2014 Stadion Hàng Đẫy, Hanoi, Vietnam  Laos 1–0 5–1 Piala Suzuki AFF 2014

Penghargaan

Indonesia U-17
  • Turnamen HKFA: 2012
Indonesia U-19

Profil Bambang Pamungkas

 Diposkan oleh XYX_VIEDNAM
 
Bambang Pamungkas
Bambang.gif
Informasi pribadi
Nama lengkap Bambang Pamungkas
Tanggal lahir 10 Juni 1980 (umur 36)
Tempat lahir Semarang, Indonesia[1]
Tinggi 1.70 m (5 ft 7 in)
Posisi bermain Penyerang
Informasi klub
Klub saat ini Persija Jakarta
Nomor 20
Karier junior
1988–1989 SSB Hobby Sepak bola Getas
1989–1993 SSB Ungaran Serasi
1993–1994 Persada Utama Ungaran
1994–1996 Persikas Kabupaten Semarang
1996–1999 Diklat Salatiga
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1999–2000 Persija Jakarta 30 (24)
2000 (4 Bulan) EHC Norad 10 (7)
2000–2005 Persija Jakarta 96 (56)
2005–2007 Selangor 48 (34)
2007–2012 Persija Jakarta 156 (78)
2013–2014 Pelita Bandung Raya 9 (2)
2014- Persija Jakarta ? (?)
Tim nasional
1998 Indonesia U-19 ? (7)
2002 Indonesia U-21

1999–2003 Indonesia U-23 ? (5)
1999–2013 Indonesia 85 (37)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 23:18, 15 Maret 2014 (UTC).

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 12:00, 21 Maret 2013 (UTC)

Bambang Pamungkas (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 10 Juni 1980; umur 36 tahun), juga dikenal sebagai Bepe, adalah pemain sepak bola Indonesia yang bermain untuk Persija Jakarta di Liga Super Indonesia dan Tim nasional sepak bola Indonesia. Posisi alami nya adalah striker. Bambang membuat namanya di sepak bola Asia Tenggara ketika ia mencetak satu-satunya gol untuk Indonesia di Piala Tiger 2002 semifinal melawan Malaysia,[2] dan merupakan pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol.[3]
Bambang dianggap memiliki header bola yang luar biasa, dan memiliki reputasi untuk ketajaman di kotak penalti.[4] Dia adalah pemain Indonesia yang paling banyak mengoleksi caps dan pencetak gol, dengan 85 caps dan 37 gol. Dia adalah pemain yang paling populer di tim nasional Indonesia.[5]
Saat masih bermain dalam tim remaja Jawa Tengah, ia pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Haornas, sebuah kejuaraan tingkat remaja. Bambang juga pernah menjadi pencetak gol terbanyak untuk skuat Indonesia di Piala Asia U-19 Grup V, dengan 7 gol.

Karier profesional

Bambang menjaringkan 24 gol pada musim pertamanya di Liga Indonesia walaupun tim yang diwakilinya Persija Jakarta gagal ke babak akhir. Saat musim tersebut berakhir, Bambang bergabung dengan sebuah tim divisi 3 Belanda, EHC Norad. Namun masalah keluarga dan kegagalan dalam menyesuaikan diri dengan cuaca sejuk Eropa menyebabkan beberapa bulan setelah itu, EHC Norad meminjamkan Bambang kembali kepada Persija sebelum kedua-dua pihak mengakhiri kontrak atas persetujuan bersama.
Pada tahun 2005 Bambang menandatangani kontrak dengan Selangor FC. Pada tahun itu dia menjadi pencetak gol terbanyak Liga Malaysia dengan 22 gol. Pada Musim 2007 ia kembali memperkuat Persija Jakarta di Liga Indonesia.
Pada tahun 2010 ia hendak menjalani masa trial di Selandia Baru, klub Wellington Phoenix FC. tetapi gagal untuk mengamankan kontrak.[6]
Pada 9 Desember 2013, ia menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan Pelita Bandung Raya.[7] Dia mencetak 2 gol debut bagi klubnya saat melawan Persija dan pertandingan berakhir dengan hasil imbang.[8]

Karier Internasional

Penampilan pertama Bambang bersama timnas senior adalah pada 2 Juli 1999 dalam pertandingan persahabatan melawan Lituania. Bambang, yang saat itu baru berusia 18 tahun, berhasil menciptakan sebuah gol dalam pertandingan yang berakhir seri 2-2.
Pada tahun 2002, Bambang menjadi pencetak gol terbanyak dengan 8 gol dari 6 penampilan sekaligus membantu Indonesia menjadi juara kedua Piala Tiger 2002. Pada 10 Juli 2007, ketika pertandingan Indonesia-Bahrain, ia mencetak gol, memastikan Indonesia menang 2-1.
Saat ini Bambang menjadi pemegang rekor penampilan terbanyak (caps) dan Top Skorer untuk Indonesia dengan 77 penampilan dan 36 gol sesuai dengan pertandingan katagori A FIFA. Tetapi jika mengikutkan pertandingan Non-FIFA (termasuk melawan Klub dan Tim Nasional U-23) maka penampilan Bambang adalah 88 dengan 42 gol.
Pada tanggal 1 April 2013, Bambang Pamungkas menyatakan pensiun dari Timnas Indonesia

Gol internasional

Bambang Pamungkas: Gol Internasional
Gol Tanggal Stadion Lawan Skor Hasil Laga
1 2 Juni 1999 Stadion Municipal, Valga, Estonia  Lituania 2–2 2–2 Persahabatan
2 2 Agustus 1999 Berakas Track and Field Complex, Bandar Seri Begawan, Brunei  Malaysia 3–0 6–0 Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 1999
3 2 Agustus 1999 Berakas Track and Field Complex, Bandar Seri Begawan, Brunei  Malaysia 4–0 6–0 Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara 1999
4 30 Oktober 1999 Phnom Penh, Cambodia  Kamboja 0–2 1–5 Kualifikasi Piala Asia AFC 2000
5 14 November 1999 Stadion Senayan, Jakarta, Indonesia  Hong Kong 3–1 3–1 Kualifikasi Piala Asia AFC 2000
6 20 November 1999 Stadion Senayan, Jakarta, Indonesia  Kamboja 6–1 9–2 Kualifikasi Piala Asia AFC 2000
7 20 November 1999 Stadion Senayan, Jakarta, Indonesia  Kamboja 7–2 9–2 Kualifikasi Piala Asia AFC 2000
8 8 April 2001 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Maladewa 5–0 5–0 Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2002
9 29 April 2001 Stadion Olimpiade Nasional Phnom Penh, Phnom Penh, Cambodia  Kamboja 0–2 0–2 Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2002
10 17 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Kamboja 2–2 4–2 Piala Tiger 2002
11 17 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Kamboja 3–2 4–2 Piala Tiger 2002
12 17 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Kamboja 4–2 4–2 Piala Tiger 2002
13 23 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 1–0 13–1 Piala Tiger 2002
14 23 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 4–0 13–1 Piala Tiger 2002
15 23 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 5–0 13–1 Piala Tiger 2002
16 23 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Filipina 12–1 13–1 Piala Tiger 2002
17 27 Desember 2002 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Malaysia 1–0 1–0 Piala Tiger 2002
18 12 Februari 2004 Stadion Internasional Amman, Amman, Jordan  Yordania 0–1 2–1 Persahabatan
19 23 Agustus 2006 Stadion Shah Alam, Shah Alam, Malaysia  Malaysia 0–1 1–1 Turnamen Merdeka 2006
20 1 Juni 2007 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Hong Kong 2–0 3–0 Persahabatan
21 21 Juni 2007 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Jamaika 1–0 2–1 Persahabatan
22 21 Juni 2007 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Jamaika 2–1 2–1 Persahabatan
23 10 Juli 2007 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Bahrain 2–1 2–1 Piala Asia AFC 2007
24 25 April 2008 Stadion Siliwangi, Bandung, Indonesia  Yaman 1–0 1–0 Persahabatan
25 6 Juni 2008 Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Indonesia  Malaysia 1–0 1–1 Persahabatan
26 11 Juni 2008 Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Indonesia  Vietnam 1–0 1–0 Persahabatan
27 21 Agustus 2008 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Kamboja 0–7 0–7 Piala Kemerdekaan 2008
28 25 Agustus 2008 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Myanmar 4–0 4–0 Piala Kemerdekaan 2008
29 5 Desember 2008 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Myanmar 3–0 3–0 Piala Suzuki AFF 2008
30 7 Desember 2008 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Kamboja 0–4 0–4 Piala Suzuki AFF 2008
31 14 November 2009 Stadion Al Kuwait Sports Club, Kuwait City, Kuwait  Kuwait 0–1 2–1 Kualifikasi Piala Asia AFC 2011
32 21 November 2010 Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Indonesia  Timor Leste 5–0 6–0 Persahabatan
33 7 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Thailand 1–1 2-1 Piala Suzuki AFF 2010
34 7 Desember 2010 Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Indonesia  Thailand 2–1 2-1 Piala Suzuki AFF 2010
35 22 August 2011 Stadion Manahan, Surakarta, Indonesia  Palestina 3–1 4-1 Pertandingan persahabatan
36 22 August 2011 Stadion Manahan, Surakarta, Indonesia  Palestina 4–1 4-1 Pertandingan persahabatan

Kontroversi

Pada tanggal 18 Desember 2011, setelah pertandingan antara Sriwijaya dan Persija Jakarta, Bambang, Ismed Sofyan, dan Leo Saputra terlibat dalam serangan terhadap Hilton Moreira di hotelnya, diduga dipicu oleh perilaku Hilton selama pertandingan.[9]
Bambang adalah salah satu pendukung dan penggiat untuk kesejahteraan pemain dan hak-hak di Indonesia.[10]

Kehidupan pribadi

Bambang menikah dengan Tribuana Tungga Dewi, dengan dia ia memiliki tiga anak: Salsa Alicia, Jane Abel Syaura Abana dan. Kedua bungsu berumur 7 tahun. Ia awalnya tidak punya pikiran untuk menjadi pesepak bola. Dia suka membaca dan memasak, dan memiliki ambisi untuk menjadi seorang guru atau koki setelah karier sepak bola nya selesai.[11]
Bambang mencurahkan sebagian waktu luangnya untuk kegiatan amal, mempromosikan Yayasan Bambang Pamungkas bahwa ia dibentuk untuk memberikan bantuan keuangan dan sumber daya untuk sekolah-sekolah di Indonesia. Dia juga terlibat dalam penggalangan dana bagi badan amal kanker anak-anak.

Public figure

Sebagai seorang tokoh terkenal publik, Bambang telah muncul dalam dukungan banyak produk, termasuk untuk Biskuat, Ti Phone, Nike, dan Bodrex.
Bambang telah menulis sebuah buku dalam bahasa Indonesia, Ketika Jemariku Menari, berkaitan hidupnya, kariernya, dan rekan tim di klub dan tingkat nasional, khususnya selama kampanye 2010 AFF. Mantan manajer tim nasional Indonesia Ivan Venkov Kolev berkomentar dalam buku itu adalah Bambang "Satu striker langka di Indonesia. Komitmen dan profesionalisme adalah keunggulan dari pemain lainnya dan langka di Indonesia".[12] Pamungkas telah dipilih sebagai pembawa obor untuk Olimpiade 2012 api lintas melalui Calderdale pada tanggal 24 Juni 2012.[13]

Perjalanan karier

Prestasi

Prestasi Klub

Prestasi Negara

Prestasi Individu

Statistik

 Statistik klub

Per 11 Juli 2012..
Penampilan klub Liga Piala Piala Liga Antar benua Total
Musim Klub Liga Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol Tampil Gol
Indonesia Liga Piala Indonesia Piala liga Asia Total
1999–00 Persija Jakarta Liga Indonesia 30 24 - - - 30 24
Belgium Liga Belgian Cup Piala liga Eropa Total
2000–01 EHC Norad Hoofdklasse 10 7 - - - 10 7
Indonesia Liga Piala Indonesia Piala liga Asia Total
2001 Persija Jakarta Liga Indonesia 28 15 - - - 28 15
2002 16 5 - - 1 0 17 5
2003 29 24 - - - 29 24
2004 23 12 - - - 23 12
Malaysia Liga Malaysia Cup Piala liga Asia Total
2005 Selangor FA Liga Premier Malaysia ? 23 ? 7 ? 9 - 42 39
2005–06 Liga Super Malaysia ? 11 ? ? ? ? 8 3 8 24
Indonesia Liga Piala Indonesia Piala liga Asia Total
2007 Persija Jakarta Liga Indonesia 35 17 6 4 - - 41 21
2008–09 Indonesia Super League 33 19 4 2 - - 37 21
2009–10 30 14 8 5 - - 38 19
2010–11 25 12 - - - 25 12
2011–12 33 16 - - - 33 16
Total Indonesia 282 158 18 11 - 1 0 301 169
Netherlands 10 7 - - - 10 7
Malaysia ? 34 ? 7 ? 9 8 3 50 63
Total karier 292 199 18 18 ? 9 9 3 361 239

Statistik tim nasional

Tim Nasional Tahun Total
Tampil Gol
 Indonesia 1999 10 7
2000 1 0
2001 5 2
2002 7 8
2003 0 0
2004 10 1
2005 0 0
2006 3 1
2007 10 4
2008 13 7
2009 4 1
2010 13 3
2011 7 3
Total - 83 37